Rabu, 18 Desember 2013

Tujuan Membaca

Posted by Unknown on 21.24 with No comments


Tujuan Membaca
Tujuan utama dalam membaca adalah untuk mencari serta memperoleh informasi, mencakup isi, memahami makna bacaan. Berikut ini, kita kemukakan beberapa yang penting:
a)      Membaca untuk memperoleh perincian-perincian atau fakta-fakta (reading for details or facts).
b)      Membaca untuk memproleh ide utama (reading for main ideas).
c)      Membaca untuk mengetahui urutan atau susunan, organisasi cerita (reading for sequwnce or organization).
d)     Membaca untuk menyimpulkan, membaca inferensi (reading for inference).
e)      Membaca untuk mengelompokkan, membaca untuk mengklasifikasikan (reading to classify).
f)       Membaca menilai, membaca evaluasi (reding to evaluate).
g)      Membaca untuk membandingkan atau mempertentangkan (reading to compare or contrast). (Anderson 1972: 214).
1.      Membaca sebagai Suatu Keterampilan
Keterampilan membaca mencakup 3tiga komponen, yaitu:
a)      Pengenalan aksara serta tanda-tanda baca, suatu kemampuan untuk mengenal bentuk-bentuk yang disesuaikan dengan modoe yang berupa gambar di atas suau lembaran, lengkungan-lengkungan, garis-garis, dan titik-titik dalam hubungan-hubungan berpola yang teratur dan rapi.
b)      Korelasi aksara beserta tanda-tanda baca dengan unsur-unsur lingustik yang formal, merupakan suatu kemampuan untuk menghubungkan tan-tanda hitam di atas kertas – yaitu gambar-gambar berpola tersebut – dengan bahasa. Hubungan-hubungan itu jelas terlihat terjadi antara unsur-unsur dari pola-pola tersebut di atas kertas dan unsur-unsur bahasa yang formal. Pada hakikatnya sifat keteranpilan itu akan selalu mengalami perubahan-perubahan pula. Unsur-unsur itu dapat merupakan kelompok bunyi kompleks yang dapat disebut sebagai kata, frase, kalimat, paragraf, bab, atau buku.
c)      Hubungan lebih lanjut dari A dan B dengan makna atau meaning, mencakup keseluruhan keterampilan membaca, pada hakikatnya merupakan keterampilan intelektual; ini merupakan kemampuan atau abilitas untuk menghubungkan tanda-tanda hitam di atas kertas melalui unsur-unsur bahasa yang formal, yaitu kata-kata sebagai bunyi, dengan makna yang dilambangkan oleh kata-kata tersebut. (Broughton (et al) 1978: 90).


0 komentar:

Posting Komentar