Tujuan utama
dalam membaca adalah untuk mencari serta memperoleh informasi, mencakup isi,
memahami makna bacaan. Berikut ini, kita kemukakan beberapa yang penting:
a) Membaca
untuk memperoleh perincian-perincian atau fakta-fakta (reading for details or
facts).
b) Membaca
untuk memproleh ide utama (reading for main ideas).
c) Membaca
untuk mengetahui urutan atau susunan, organisasi cerita (reading for sequwnce
or organization).
d) Membaca
untuk menyimpulkan, membaca inferensi (reading for inference).
e) Membaca
untuk mengelompokkan, membaca untuk mengklasifikasikan (reading to classify).
f) Membaca
menilai, membaca evaluasi (reding to evaluate).
g) Membaca
untuk membandingkan atau mempertentangkan (reading to compare or contrast).
(Anderson 1972: 214).
1. Membaca
sebagai Suatu Keterampilan
Keterampilan
membaca mencakup 3tiga komponen, yaitu:
a) Pengenalan
aksara serta tanda-tanda baca, suatu kemampuan untuk mengenal bentuk-bentuk
yang disesuaikan dengan modoe yang berupa gambar di atas suau lembaran,
lengkungan-lengkungan, garis-garis, dan titik-titik dalam hubungan-hubungan
berpola yang teratur dan rapi.
b) Korelasi
aksara beserta tanda-tanda baca dengan unsur-unsur lingustik yang formal,
merupakan suatu kemampuan untuk menghubungkan tan-tanda hitam di atas kertas –
yaitu gambar-gambar berpola tersebut – dengan bahasa. Hubungan-hubungan itu
jelas terlihat terjadi antara unsur-unsur dari pola-pola tersebut di atas
kertas dan unsur-unsur bahasa yang formal. Pada hakikatnya sifat keteranpilan
itu akan selalu mengalami perubahan-perubahan pula. Unsur-unsur itu dapat
merupakan kelompok bunyi kompleks yang dapat disebut sebagai kata, frase,
kalimat, paragraf, bab, atau buku.
c) Hubungan
lebih lanjut dari A dan B dengan makna atau meaning, mencakup keseluruhan
keterampilan membaca, pada hakikatnya merupakan keterampilan intelektual; ini
merupakan kemampuan atau abilitas untuk menghubungkan tanda-tanda hitam di atas
kertas melalui unsur-unsur bahasa yang formal, yaitu kata-kata sebagai bunyi,
dengan makna yang dilambangkan oleh kata-kata tersebut. (Broughton (et al)
1978: 90).



0 komentar:
Posting Komentar