Pengertian
Batasan Membaca
Membaca adalah
suatu proses yang dilakukan serta digunakan oleh pembaca untuk memperoleh
pesan, yang hendak disampaikan oleh penulis melalui media kata-kata/bahasa
tulis. Dari segi linguistik, membaca adalah suatu proses penyandian kembali dan
pembaca sandi (a recording and decoding prosess), berlainan dengan berbicara
dan menulis yang justru melibatkan penyandian (encoding). Menulis merupakan
suatu proses penyandian (encoding process) dan membaca sebagai suatu penafsiran
atau inter[restasi terhadap ajaran yang berada dalam bentuk tulisan adalah
suatu proses pembacaan sandi (deciding process).
Membaca dapat
pula diartikan sebagai suatu metode yang kita pergunakan untuk berkomunikasi
dengan diri kita sendiri dan kadang-kadang dengan orang lain yaitu
mengkomunikasikan makna yang terkandung atau tersirat pada lambang-lambang
tertulis. Membaca dapat dianggap suatu proses untuk memahami yang tersirat
dalam yang etrsurat, melihat pikiran yang terkandung di dalam kata-kata yang tertulis.
Makna bacaan tidak terletak pada halaman tertulis, tetapi berada pada pikiran
pembaca. Demikianlah, makna itu akan berubah karena setiap pembaca memiliki
pengalaman yang berbeda-bedaa yang dia pergunakan sebagai alat untuk
menginterpretasikan kata-kata tersebut (Anderson 1972: 211)
Para pelajar
harus dibantu untuk menanggapi atau memberi respons terhadap lambang-lambang
visual yang menggambarkan tanda-tanda oditori yang sama yang telah mereka
tanggapi sebelum itu. Selain itu, sangat penting sekali diingat agar setiap
kesulitan yang berkenaan dengan bunyi, urutan bunyi, intonasi, atau jeda
haruslah dijelaskan sebelum para pelajar disuruh membaca dalam hati ataupun
membaca lisan (Finocchiaro and Bonomo 1973: 120). Kesimpulan yang dapat ditarik
adalah bahwa “membaca ialah memahami pola-pola bahasa dari gambara tertulisnya”
(Lado 1976: 132).



0 komentar:
Posting Komentar